Dern
disclaimer : fiction, fanfiction, alternative universe (au), all characters belongs to hoyoverse, apologies for any typos.
language content : bahasa Indonesia
• + . ˙
Kunikuzushi, seorang pemuda dengan masa lalu kelam yang selalu menghantui dirinya. Tidurnya tidak pernah nyaman, tiap malam ia selalu diselimuti oleh kenangan buruk yang dulu menimpanya.
"Kuni, apakah kau sudah tidur?"
Faruzan, seorang wanita sekaligus tuan rumah dari tempat yang Kunikuzushi tinggali itu tiba-tiba berada dibalik pintu kamar dan bertanya pada Kunikuzushi yang telah berbaring menghadap ke arah berlawanan dari pintu.
"Ah, iya. Aku belum tidur. Ada apa, Faruzan?"
Kuni pun berpindah posisi yang awalnya berbaring menjadi duduk, lalu melihat ke arah Faruzan yang masih berdiri. Perlahan, Faruzan masuk kedalam kamar Kuni dan duduk diujung kasurnya.
"Aku berpikir, apa sebaiknya kita pindah? Karena anggota organisasi fatui telah mengincarmu hingga daerah ini. Aku tidak lagi bisa menyembunyikan keberadaanmu terlalu lama disini. Daerah ini kini tidak aman."
"Tapi, bukannya urusanmu masih banyak disini? Kau sendiri bahkan tidak bisa meninggalkan pekerjaanmu begitu saja. Lebih baik aku sendiri yang pergi, dirimu terlalu baik ingin melindungiku hingga sejauh ini."
"Lalu, siapa yang akan merawatmu? Akan tinggal dimana dirimu? Aku memberi bekal perjalanan pun pasti tidak cukup."
"Kau pikir, sudah berapa lama aku berkeliaran di alam bebas? Sebelum kau memungut ku, aku sudah berpetualang bebas, berjalan tanpa tau arah. Aku bisa merawat diriku sendiri, aku bisa tidur dimana saja. Kau tidak perlu mengkhawatirkan diriku."
Faruzan terdiam, lalu ia bangkit dari duduknya dan berjalan menuju pintu, sebelum ia menutupnya, ia berkata :
"Kemasi barang-barang yang sekiranya kau butuhkan. Besok, kau akan berkelana bersamaku hingga perbatasan Sumeru. Disana, kau akan naik kapal hingga.. Inazuma.. Karena pelabuhan terdekat hanya berada disana.."
Faruzan merasa tidak enak mengatakannya, karena seluruh masa kelam yang Kunikuzushi alami bermula di kota yang ia sebutkan, Inazuma. Saat Faruzan mengatakan "Inazuma" pun pandangan Kuni membulat, ia sedikit trauma dengan nama itu.
"Aku tau kamu sangat benci dengan kota itu, tapi aku mengenal seseorang yang dapat merawatmu disana. Ah, bukan merawat juga, tapi menerimamu. Kau akan diberi bayaran oleh dirinya, asal kau melaksanakan apa yang ia perintahkan. Yaahh, singkatnya kau akan bekerja menjadi bawahannya.. Selamat tidur"
Kuni mematung sebentar sebelum akhirnya ia kembali berbaring dan memejamkan matanya. Ketakutannya akan terlahir kembali, pikirnya.
• + . ˙
Kuni segera merangkul tasnya dan menggunakan topi bulat kebanggaan untuk menutupi identitas wajahnya. Ia melihat kearah Faruzan yang tengah bercakap-cakap dengan para pembantu untuk menjaga mansionnya selama ia pergi, lalu berlanjut jalan mendahului Kuni.
"Kita akan pergi melewati hutan, karena kecil kemungkinan fatui melewati hutan"
Sesuai arahan Faruzan, keduanya pergi memasuki hutan untuk menghindari resiko ditemukan oleh anggota fatui. Keduanya berjalan lurus terus hingga sekitar 1 jam dan memutuskan untuk istirahat sejenak.
"Apakah tidak ada kota lain yang dapat menampung ku?"
Hampir saja Faruzan tersedak roti akibat pertanyaan yang Kuni lontarkan. Jujur saja, Faruzan juga tidak enak mengarahkan Kuni kembali ke kota kelam itu. Tapi, tidak ada pilihan lain.
"Rencanaku, kau akan berada disana minimal 1 tahun. Lalu jika memungkinkan, aku akan menjemputmu apabila seluruh urusanku sudah benar-benar selesai."
Kuni terbelalak mendengar jawaban dari Faruzan, setengah tak percaya.
"Kau bilang apa? 1 tahun?! Kau gila kah! Apakah kau ingin kembali mengurung ku kedalam mimpi buruk? Aku sudah mati-matian pergi melewati kota kegelapan itu demi lepas dari masa lalu, tapi dengan mudahnya kau mengembalikan aku kesana. Awalnya aku pikir hanya akan menitipkan aku sebentar saja disana. Tapi baru saja kau berkata 'minimal 1 tahun'. Apa maksudmu?"
Kilat kebencian dan kekecewaan terlihat jelas pada mata Kunikuzushi, ia sangat tidak senang dengan keputusan yang Faruzan berikan. Ingin sekali rasanya Kuni memaki-maki wanita yang kini berasa di sampingnya.
Sebelum Kuni dapat kembali berucap, terdengar suara ledakan yang berada tak jauh dari mereka.
"ITU DIA, KUNIKUZUSHI, KITA TELAH MENEMUKANNYA!"
Sial, mengapa ada anggota fatui disini? Bukannya mereka tidak akan masuk ke hutan terbengkalai yang tak berpenghuni seperti ini.
"Lari!"
Dengan satu perintah, keduanya langsung berdiri dan lari sekencang-kencangnya dari sana. Beruntung keduanya dapat berlari dengan cepat, anggota fatui yang mengejar mereka sedikit kewalahan dan mulai kehilangan jejak Faruzan dan Kuni.
"Gawat, kita kehilangan jejaknya"
"Lebih baik kita berpencar saja"
Para anggota fatui itu membelah menjadi 2 tim dan berpencar di dalam hutan itu demi mendapatkan kembali arah mereka yang dikejar.
Merasa telah aman, Faruzan dan Kuni mulai menurunkan kecepatan berlari nya dan berjalan dengan terengah-engah.
"Bagaimana bisa.. Ada fatui disini?"
"A.. Aku pun.. Tidak tau.. Seharusnya mereka tak memasuki hutan seperti ini."
"Lebih baik, kita langsung saja menuju pelabuhan, tidak ada gunanya beristirahat sebentar. Karena kawasan ini pun sudah tidak aman."
Faruzan setuju dengan ucapan Kuni dan pada akhirnya mereka lanjut berjalan tanpa istirahat menuju pelabuhan. Mungkin jika mereka harus atau lapar, hanya berhenti untuk mengambilnya dari dalam tas lalu mengonsumsinya sambil berjalan.
• + . ˙
Tak terasa, sudah seharian mereka berjalan dan waktu telah menunjukkan tepat dini hari jika dilihat dari jam yang dikenakan oleh Faruzan. Jujur saja, keduanya sudah kelelahan dan ingin sekali tidur. Tetapi mereka tidak dapat lengah karena anggota fatui dapat muncul kapan saja.
"Apakah.. Masih jauh?"
"Sebentar lagi.. Sungguh, sebentar lagi kita akan sampai.."
Sesuai perkataan Faruzan, 15 menit mereka berjalan dan kini, telah terdengar suara deburan ombak dari balik semak-semak. Kunikuzushi berlari menuju semak tersebut dan mulai melihat pemandangan yang ada dibaliknya.
"Akhirnya..."
Kedua insan yang telah menempuh perjalanan yang lumayan jauh itu segera lari menuju dermaga yang sepi. Walau sepi, terdapat seorang wanita yang masih terjaga, ia duduk di dermaga itu sambil memandang lautan yang terkena cahaya bulan.
"Beidou.."
Wanita yang dipanggil Faruzan dengan nama 'Beidou' itu menoleh, lalu berdiri dan mendekati Faruzan dan Kunikuzushi.
"HAHA! FARUZAN! LAMA TAK JUMPA! Pasti kalian menempuh perjalanan yang sangat jauh, bukan? Wajah kalian sangatlah kusam. Pakaian kalian pun terlihat kusut. Ayo, ikuti aku"
Mereka bertiga berjalan menuju kapal yang telah disiapkan dan langsung saja berjalan masuk kedalam kapal tersebut.
"KAZUHAAAA, KEMARI LAH!!"
"Eum, Beidou, apakah teriakanmu tidak mengganggu anak buahmu yang sedang beristirahat?"
"Hah! Mereka itu kebo, mereka tidak akan bangun dengan semudah itu"
"Kau memanggilku, kapten?"
Kunikuzushi reflek mengarahkan pandangannya ke sumber suara. Suara itu berasal dari pemuda bersurai putih dengan beberapa helai berwarna merah. Ia berdiri tepat di belakang Faruzan dan Kunikuzushi. Kuni sedikit kaget melihat penampilan pemuda itu, terlebih lagi dengan beberapa helai rambut berwarna merah itu.
"Hoo Kazuhaa, hari ini kita kedatangan penumpang, tolong antarkan ke bilik mereka ya."
"Baik, kapten"
Kazuha, katanya..
Pandangan Kuni tak dapat lepas dari pemuda yang dipanggil Kazuha itu. Tak lama, Kazuha pun juga melihat kearah Kuni yang tengah diam mematunh dengan pandangan membulat.
"Kat... sura.. gi.."
Belum selesai Kuni berbicara, ia sudah tumbang duluan. Kantuknya sudah tak dapat ditahan lagi sehingga dia jatuh tertidur. Untung saja, sebelum wajahnya menyentuh lantai kapal, Kazuha telah menangkapnya terlebih dahulu.
".... Katsuragi?.."
• + . ˙
all characters from :
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Genshin_Impact
pic source :
https://youtu.be/UDQ7m2L9sK8
characters :
• kunikuzushi (wanderer/scaramouche)
https://genshin-impact.fandom.com/wiki/Wanderer
https://genshin-impact.fandom.com/wiki/Scaramouche
• faruzan
https://genshin-impact.fandom.com/wiki/Faruzan
• beidou
https://genshin-impact.fandom.com/wiki/Beidou
• kazuha
https://genshin-impact.fandom.com/wiki/Kaedehara_Kazuha
fatui :
https://genshin-impact.fandom.com/wiki/Fatui
places :
• sumeru
https://genshin-impact.fandom.com/wiki/Sumeru
• inazuma
https://genshin-impact.fandom.com/wiki/Inazuma

Komentar
Posting Komentar